Program Diet Atkins atau Low Carbohydrate

komunitas sb1m

Program Diet Atkins atau Low Carbohydrate ini diperkenalkan oleh seorang ahli nutrisi Amerika Serikat Dr. Robert Coleman Atkins, pada 1970 silam. Pantangannya segala macam karbohidrat dalam bentuk apa pun, entah itu roti, keju, beras merah, kentang maupun mie dan nasi. Energi penggantinya didapat dari makanan yang kaya protein dan lemak, seperti daging, ikan, telur sebagainya

Program Diet Atkins atau low carbohydrate

Protein dan lemak akan membuat rasa kenyang lebih tahan lama sehingga pelaku diet tidak mudah lapar. Meskipun begitu, asupan lemak akan menjadi berlebihan sehingga metabolisme tubuh tidak seimbang. Bagi perempuan, lemak yang berlebih ini umumnya disimpan di perut, paha dan pinggul. Hanya dalam enam bulan, penurunan bisa mencapai 10 kg.

Diet rendah karbohidrat merupakan diet yang membatasi sumber karbohidrat. Karena ga mengonsumsi karbohidrat, para pengikut diet rendah karbohidrat ini memperoleh energinya dari makanan yang tinggi protein dan lemak. Konsekuensinya, mereka meninggikan konsumsi protein. Sumber proteinnya diperoleh dari daging. Padahal Anda tahu, daging mengandung lemak. Akibatnya, selain kadar protein dalam tubuh tinggi, lemaknya juga tinggi.

Pasukan Synergy

Enaknya diet seperti ini yaitu kenyangnya lebih tahan lama. Karena makanan yang mengandung protein dan lemak akan membuat Anda merasa lebih kenyang. Tetapi pendapat itu keliru, karena asupan lemak jadi berlebihan.

Diet rendah karbohidrat memang awalnya sangat menggembirakan bagi orang-orang yang sedang dalam program penururan berat badan. Menurut penelitian, pada enam bulan pertama, berat badan bisa turun drastis, terutama dalam waktu dua atau tiga bulan pertama. Meski penurunannya pada setiap orang berbeda-beda, dalam enam bulan, berat badan bisa turun sampai 10 kg! Namun, setelah enam bulan, berat badan cenderung turun pelan dan sedikit sekali. Jika akan diturunkan lagi biasanya susah.

Selain itu, cepatnya penurunan berat badan ini lantaran ikut keluarnya air dalam tubuh. Hal ini disebabkan adanya metabolisme atau proses pembakaran dalam tubuh. Kalau seseorang tidak makan karbohidrat, air cenderung dikeluarkan. Padahal dalam penurunan berat badan, yang harus diturunkan adalah lemak, bukan kadar air dalam tubuh.

Akibatnya, jika terlalu banyak cairan tubuh yang keluar, orang tersebut bisa mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Idealnya, jika sedang dalam tahap pelangsingan badan, seminggu menurunkan berat antara setengah sampai satu kilogram. Jadi, sebulan maksimal turun sekitar empat kilogram. Bisa saja berat badannya turun sampai 5-6 kg tetapi harus dalam pengawasan ketat dokter gizi. Kalau tidak, bisa terjadi komplikasi penyakit.

Selain itu, diet rendah karbohidrat ini juga sangat berisiko menyebabkan penyakit dikarenakan tingginya asupan protein dan lemak tinggi. Antara lain bisa menyebabkan hiperkolesterol (tinggi kolesterol), menambah risiko penumpukan lemak berlebihan, dan penyumbatan pembuluh darah.

Pasukan Synergy

Kelebihan protein dan lemak juga akan membebani kerja ginjal. Kalau seseorang melakukan diet seperti ini selama bertahun-tahun, ginjalnya bisa rusak. Diet yang tinggi protein membuat ginjal bekerja ekstra keras untuk menyaring zat sisa makanan. Diet yang minim karbohidrat juga orang lesu dan kurang konsentrasi.

Seseorang yang telah telanjur terkena gangguan tersebut harus segera diobati dan ditangani oleh dokter di bidangnya. Misalnya, penanganan sakit ginjal dan jantung. Selain itu, pola dietnya juga harus segera diubah dan diatur ulang.

Demikian info tentang Program Diet Atkins atau low carbohydrate semoga bermanfaat.

Sumber: Cara Pintar Diet, Tina Astuti

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.